selamat pagi kawan,,, semoga hari kalian menyenangkan yah hari ini ,pagi ini cukup cerah seharusnya cukup semangat menjalankan rutinitas kalian.
oya kali ini saya akan membahas perkembangan mobil listrik di indonesia, sebetulnya perkembangan mobil listrik diindonesia patut mendapatkan apresiasi yang bagus, pasalnya negara kita selangkah lebih maju membuat mobil listrik, kabarnya pencetus mobil listrik "selo" RICKY ELSON akan dipinang malaysia untuk pengembangan riset mobil listrik disana, jadi malaysia mengajak kerja sama untuk pengembangan mobil listrik yang dikatakan ramah linggkungan tersebut.
tapi hal tersebut ditanggapi berbeda oleh menteri riset Muhammad Nasir . Malaysia hanya ingin menjajaki perkembangan mobil listrik ditanah air ,ungkapnya
Nasir menuturkan, saat ini prioritas pemerintah bukan pada mobil
listrik, melainkan pada sektor energi dan kemaritiman. "Kita membuat
skala prioritas, nah mobil listrik belum jadi prioritas negara. Tapi
riset untuk mobil listrik tetap jalan terus," paparnya.
Seperti
diketahui, mobil listrik generasi kedua hasil pengembangan Dahlan Iskan
bersama enginer asli Indonesia, Ricky Elson beberapa waktu lalu
dinyatakan tidak layak produksi karena tidak lolos uji emisi.
Akibatnya, sampai saat ini Selo, nama mobil listrik tipe sport tersebut
hanya sebagai saksi bisu bahwa Indonesia mampu membuat mobil sport
ramah lingkungan yang juga dikembangkan di beberapa negara maju.
Dua
tahun berlalu, Ricky sebagai pengembangnya kembali tergugah untuk
mengembangkan Selo generasi selanjutnya. Namun sayangnya, setelah
dinyatakan tidak layak produksi di Indonesia, negeri tetangga akan
mengambil alih pengembangan mobil tersebut.
Dalam status media
sosialnya, Ricky Elson mengungkapkan 'M' menjadi negara yang menyatakan
minatnya untuk mengajak kerjasama untuk mengembangkan mobil listrik
tersebut.
"Kelanjutan dari pertemuan dgn seseorang di KL, 8 bulan
yang lalu, hari ini dapat kabar, ada keinginan keras mereka ('M')
untuk pengembangan mobil listrik, bersama tim kami," tulis Ricky yang
dikutip Liputan6.com.
Ricky menjelaskan ini
adalah pilihan yang akan dia tempuh meski dirinya mengakui keputusannya
akan disesali sejumlah kalangan dari Tanah Air. Ia menegaskan langkahnya
ini semata-mata untuk membuatnya tetap berkarya. Bila jadi dipinang,
Ricky pun mengajukan syarat agar pembuatan mobilnya nanti harus
dilakukan di Indonesia.
dikutip liputan6.com
0 komentar:
Posting Komentar